17 Pintu masuk syetan

17 PINTU MASUK SYETAN

1. Al Jahlu (kebodohan)
2. Al Ghadhab (marah)
3. Hubbud Dunya (cinta banget ma dunia)
4. Thulul Amal (Panjang angan-angan)
5. Al Hirshu (Tamak)
6. Al Bukhlu (Pelit)
7. Al Kibru (Sombong)
8. Hubbul Madhu (Gila ma pujian)
9. Ar Riyaa-u (Pamer ma amalan)
10. Al 'Ujubu (Bangga diri)
11. Al Jaza'u wal Hala'u (Panik dan Galau)
12. Ittiba'ul Hawa (Menuruti hawa nafsu)
13. Su udz'dzon (Prasangka buruk)
14. Ihtiqorul muslim (Merendahkan orang
Islam)
15. Ihtiqorudz Dzunub (Meremehkan dosa)
16. Al Amnu min Makrillah (Merasa aman dari makar/ancaman Allah)
17. Al Qunuth min rahmatillah (Pesimis dari rahmat Allah)

KEBERANIAN SAHABAT JUBAIR BIN AWWAM

KEBERANIAN AZ-ZUBAIR BIN AWWAM RADHIYALLAHU AHU

Namanya adalah az-Zubeir bin Awwâm bin Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai Radhiyallahu anhu. Nasabnya bersambung dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Qushai. Sedangkan ibunya bernama Shafiyah binti Abdul Muthallib Radhiyallahu anhuma, bibi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Dia memiliki kunyah (nama panggilan) Abu `Abdillâh. Az-Zubeir bin Awwâm masuk Islam ketika berumur delapan tahun.[1]

Az-Zubeir bin Awwâm Radhiyallahu anhu adalah Sahabat yang pemberani. Dia termasuk salah satu Sahabat yang mendapat janji masuk surga. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Abu Bakar berada di surga, Umar berada di surga, Utsmân berada di surga, Ali berada di surga, Thalhah berada di surga, Zubeir berada di surga…

Dia juga termasuk salah satu dari enam Sahabat ahli syura` dalam pemilihan khalifah setelah Umar Radhiyallahu anhu.

Dia adalah orang yang pertama kali menghunus pedangnya di jalan Allah Azza wa Jalla [2] ; mengikuti perang Badar,

Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia termasuk orang yang menarik dan banyak memiliki usaha. Dia memiliki 1000 budak yang selalu membayar upeti kepadanya. Dari segi fisik dia sangat tinggi hingga apabila dia berkendaraan, kakinya menyapu tanah. Az-Zubeir Radhiyallahu anhu meninggal dunia di tangan Ibnu Jurmuz dalam suatu pembunuhan yang licik setelah perang Jamal di lembah as-Saba`, yaitu nama daerah sejauh tujuh farsakh (kurang lebih 35 KM) dari Bashrah pada bulan Jumadil ula tahun 36 H [3].

Berikut ini adalah kisah keberanian az-Zubeir: Dalam perang Uhud, dia melakukan perang tanding melawan Thalhah bin Abi Thalhah al-Abdari, kisahnya demikian : Dua fihak yang bermusuhan itu saling mendekat untuk memulai tahapan-tahapan perang

pertempuran itu adalah pembawa bendera dari kalangan musyrikin, yang bernama Thalhah bin Abu Thalhah al-Abdari. Dia adalah penunggang kuda suku Quraisy yang paling berani. Orang-orang Muslim menyebutnya kabsyul katîfah (panglima berkuda terhebat). Dia keluar dengan menunggang unta, lalu menantang untuk perang tanding. Namun tak seorang pun yang segera menyambut tantangannya, karena takut terhadap keberaniannya itu. Akhirnya, az-Zubair maju menghampirinya

langsung melompat seperti seekor singa. Az-Zubair pun berada di atas unta Thalhah ; kemudian mereka jatuh. Az-Zubair membanting Thalhah, lalu membunuhnya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyaksikan perang tanding yang sangat mengagumkan ini ; seketika beliau bertakbir yang kemudian diikuti oleh semua orang Muslim. Beliau memuji Zubeir Radhiyallahu anhu dan bersabda: “Sesungguhnya setiap nabi itu memiliki hawâri [4] (pengikut setia), adapun pengikut setiaku adalah az-Zubeir Radhiyallahu anhu [5] ”

Pada perang Badar al-Kubra, Zubeir Radhiyallahu anhu berkata: “Aku berjumpa Ubâdah bin Sa`d al-Ash pada perang Badar. Saat itu ia membawa senjata, dan bagian badannya tidak ada yang terlihat kecuali kedua matanya. Aku pun membawa tombak ke arahnya. Kemudian aku tusuk kedua matanya hingga dia mati. Saat itu aku meletakkan kakiku pada tubuhnya, sungguh susah sekali bagiku untuk menusuknya. [6]”

Az-Zubeir juga mengikuti perang Yarmuk. Dia adalah Sahabat yang paling utama dalam perang tersebut. Dia termasuk tokoh pasukan kuda dan orang yang pemberani di antara mereka. Sekelompok pasukannya berkumpul di hadapannya dan berkata: “Pimpinlah kami untuk menerobos barisan musuh, kami akan ikut di belakangmu. Zubeir Radhiyallahu anhu bertanya: “Apakah kalian

Radhiyallahu anhu dan mereka pun berangkat menggempur pasukan musuh. Tatkala mereka menghadapi dan barisan-barisan

Radhiyallahu nahu pun maju. Belum lama dia menerobos barisan-barisan pasukan, Zubeir Radhiyallahu anhu muncul kembali dari sisi yang lain dan kemudian kembali menuju para Sahabatnya. Kemudian mereka datang kepadanya kedua kalinya dan dia pun melakukan hal sama hingga ketika itu ia pun terkena dua luka pada bahunya. (al-Bidâyah wan Nihâyah 3-4/14)”

Zubeir Radhiyallahu anhu termasuk orang yang mentaati panggilan Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya setelah tertimpa luka Dalam perang Uhud. Allah Azza wa Jalla berfirman: ٌ

(yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar.[al-Imrân/3:172]

Aisyah Radhiyallahu anhuma

(anaknya Zubeir): “Wahai anak saudariku, ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengalami sesuatu seperti dalam perang Uhud, yaitu ketika orang-orang musyrik mundur, beliau khawatir mereka akan

menghadapi mereka.” Di antara mereka dipilih 70 orang termasuk Abu Bakar dan Zubeir Radhiyallahu anhuma [7] ”

Imam al-Bukhâri meriwayatkan perkataan `Urwah bin az-Zubeir Radhiyallahu anhu bahwa “Pada waktu perang Ahzab (yaitu tatkala kaum Quraisy dan orang-orang yang bersamanya melakukan pengepungan terhadap kaum Muslimin di Madinah dengan cara membuat parit), aku dan Umar bin Maslamah bin `Abdul Asad ditempatkan dibenteng bersama para wanita dan anak-anak[8] . Umar bin Maslamah menundukkan punggungnya, dan aku pun bisa melihat. Aku melihat ayahku datang dan pergi’ ke bani Quraidzah sebanyak dua atau tiga kali. Tatkala sore hari dia datang kepada kami, aku berkata: “Wahai ayah, aku melihatmu datang dan pergi”. Zubeir Radhiyallahu anhu menjawab, “Apakah engkau melihatku, wahai anakku.?”. Aku menjawab, “Ya”. Ia berkata lagi, “Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang mendatangi bani Quraidzah, hendaknya dia datang kepadaku dengan membawa berita mereka. Aku pun berangkat.” Ketika aku pulang, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengumpulkan kedua orang tuanya untukku. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Tebusanmu adalah ayah dan ibuku”[9] “

Di antara manaqibnya,

(rekomendasi) kepadanya dengan mati syahid. (ash-Shahâbah 278). Dia memperoleh syahid sebagaimana dikatakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa tatkala perang jamal Ali mengingatkan apa yang dia ingat. Kemudian dia kembali dari peperangan dan pulang ke Madinah. Di tengah perjalanannya dia dibunuh oleh Ibnu Jurmûz laknatullâh dan kepalanya pun terpotong. Ia membawanya ke Ali Radhiyallahu anhu dan dia mengira akan memperoleh kedudukan darinya. Ia minta izin. Ali menjawab: “Jangan engkau berikan izin kepadanya, berilah kabar gembira dengan api neraka. Dalam riwayat dikatakan kepada Ali Radhiyallahu anhu : “Sesungguhnya pembunuh

Kemudian Ali Radhiyallahu anhu berkata. Sungguh pasti pembunuh Ibnu Shafiyah di neraka [ash-Shahâbah 278]”

tentang sekelumit kisah Inilah peperangan untuk membela Islam dan kaum Muslimin. Semoga bermanfaat. Wallâhu a`lam

Marâji`: 1. Fadlush Shahâbah Lil Imâm Ahmad 2. ar-Rakhîqul Makhtûm 3. ash-Shahâbah 4. Fathul Bâri 5. al-Bidâyah Wan Nihâyah

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 05/Tahun XIII/1430H/2009M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl9 Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016] _______ Footnote [1]. Lihat Fathul Bâri Juz 7 hlm 93 [2]. Peristiwa itu terjadi ketika dia di Mekah, tatkala terdengar berita bahwa Rasulullah n terbunuh. Ia pun datang dengan menghunuskan/menampakkan pedangnya, hingga setelah dia melihat Rasulullah n , ia pun memasukkan pedangnya kembali [3]. Fadhâilus Shahâbah Lil Imâm Ahmad hlm 914 [4]. Kata hawâri memiliki beberapa arti. Menurut adh-Dhahâk, hawâri artinya, “Orang yang berhak memperoleh khilafah/ atau menteri”. Ibnu Uyainah t mengatakan, hawâri adalah, “penolong” sedangkan Zubeir mengutib dari Muhammad bin Salâm bahwa hawâri adalah orang yang ikhlas/bersih [5]. Lihat Ar-Rakhîqul Makhtûm hlm 258-259 [6]. Kitab Ash-Shahâbah hlm 279 [7]. Kitab ash-Shahîhul Musnad min Fadhâil ash-Shahâbah hlm 278-279 [8]. Lihat Al-Bidayah wan Nihâyah 3-4/491 [9]. Lihat Fathul Bâri hlm 94

Bunda... calon istriku berhijab..



Bunda...
calon istriku adalah muslimah berjilbab panjang sesuai syariat islam.
bunda....
dia menutup aurat bukan karena ingin dikatakan agamis
atau karena berkudis
bukan pula karena ia teroris
atau karena ia meniru artis
namun...
ia berhijab karena itu sesuai Quran Hadist
agar suami mencintainya karena Allah yang maha Quddus
agar suaminya setia dan romantis
dalam membina keluarga harmonis


Daftar orang terkaya di dunia


Siapa 10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2013?

10. Christy Walton - Kekayaan: US$ 37,9 miliar 
9. Larry Ellison - Kekayaan: US$ 41,6 miliar
8. David Koch - Kekayaan: US$ 45,2 miliar 
7. Charles Koch - Kekayaan: US$ 45,2 miliar 
6. Ingvar Kamprad - Kekayaan: US$ 55,5 miliar
5. Amancio Ortega - Kekayaan: US$ 56 miliar
4. Warren Buffett - Kekayaan: US$ 59,6 miliar
3. Carlos Slim - Kekayaan: US$ 72,1 miliar
2. Bill Gates - Kekayaan: US$ 72,7 miliar
1. Orang yang shalat sunnah sebelum subuh...

ركعتا الفجر خير من الدنيا وما فيها

"Dua rakaat shalat fajar lebih baik dari dunia seisinya." (HR.Muslim)

ANCAMAN BAGI YANG TIDAK PUASA


oleh : Mukhtar Ibnu Kholil

Jika kita mendapati mesjid penuh dengan jama'ah terawih, warteg, rumah makan tutup di siang hari, lokalisasi tutup, tak ada asap rokok di siang hari..
kita katakan ini awal puasa, jadi masih banyak yang menghargai bulan ramadhan. dengan tidak menampakkan diri bahwa ia tidak berpuasa..

Namun kenyataan dilapangan sesuai tahun2 yang lalu, suasanya ini hanya bertahan seperempat bulan atau paling lamanya setengah bulan. karena setengah bulan kesana, suasanya kembali seperti semula, jama'ah masjid kembali berkurang, warteg, rumah makan mulai terang-terangan melayani penghuni neraka yang sengaja berbuka. orang-orangpun makin berani menampakkan diri bahwa ia tidak berpuasa..

sungguh mereka yang berlaku demikian adalah penghuni neraka yang dijanjikan Allah..

berbuka sebelum waktunya berbuka, berhenti puasa sebelum genap satu bulan.

Ancaman Allah jelas melalui hadist Rasulullah.

Bismillaah,,

Abu Umamah rodhiyallaahu 'anhu menuturkan bahwa beliau mendengar Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa'alaa aalihi wasallam bersabda,

بينا أنا نائم إذ أتاني رجلان ، فأخذا بضبعي، فأتيا بي جبلا وعرا ، فقالا : اصعد ، فقلت : إني لا أطيقه ، فقالا : إنا سنسهله لك ، فصعدت حتى إذا كنت
في سواء الجبل إذا بأصوات شديدة ، قلت : ما هذه الأصوات ؟ قالوا : هذا عواء أهل النار ، ثم انطلق بي ، فإذا أنا بقوم معلقين بعراقيبهم ، مشققة أشداقهم ، تسيل أشداقهم دما قال : قلت : من هؤلاء ؟ قال : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم

”Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal.

Keduanya berkata, ”Naiklah”.

Lalu kukatakan, ”Sesungguhnya aku tidak mampu.”

Kemudian keduanya berkata,”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras.

Lalu aku bertanya,”Suara apa itu?”
Mereka menjawab,”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.” Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah.

Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya,”Siapakah mereka itu?”

Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa'alaa aalihi wasallam menjawab,”MEREKA ADALAH ORANG-ORANG YANG BERBUKA (MEMBATALKAN PUASA DENGAN SENGAJA) SEBELUM TIBA WAKTUNYA."

{Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 7/263, Al Hakim 1/595 dalam mustadroknya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Muslim namun tidak dikeluarkan olehnya. Penulis kitab Shifat Shaum Nabi (hal. 25) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.}

Saudaraku berazamlah.. untuk terus komitmen untuk menyempurnakan ibadah shaum... sungguh ajal itu dekat.. alangkah bahagia ajal menjemput saat kita berpuasa. alangkah bahagia ajal tiba saat Allah mengampuni dosa yang kita perbuat...

tekadkan dari sekarang targetkan,, istiqomah
Ramadhan tahun ini sempurna puasa satu bulan.
semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.

terus tata hati, tata diri, tata kehidupan..
salam THR
Tata Hati Rabbani

Hujan pemantasan diri



oleh : Mukhtar Ibnu Kholil

tetangga sebelah mengeluhkan hujan... "wah hujan lagi...?
Alhamdulillah...

bahwa saat Ramadhan bukan hanya hujan air yang turun dari langit..
namun hujan pahala, hujan ampunan, juga hujan keberkahan turun full sebulan penuh, tanpa henti, pasti kena sasaran...

tentunya sasaran hujan Ramadhan ini adalah orang2 yang bertobat, yang berbenah diri, yang mampu mentata hati, tata diri, juga kehidupan.
menjalankan ibadah shaum dengan penuh kegembiraan, dengan harapan diakhir Ramadhan menjadi bersih ibarat bayi yang baru lahir.

itu sangat-sangat mungkin...
Allah memutuskan sesuai dengan kehendaknya, sedangkan kita mempantas-pantaskan diri agar termasuk yang diputuskan kehendak kebaikan oleh Allah SWT..

pantaskanlah dengan kualitas ibadah, sedang Ramadhan moment super pas untuk mempantaskan diri dihadapan Allah..

mulailah dari hal sekecil apapun yang bisa kita lakukan.
mulailah dari menghindari sekecil apapun hal yang tak perlu kita lakukan.

ketahuilah ibadah kita sejatinya tidak berpengaruh pada keagungan Allah, maksiat yang kita lakukanpun tidak mengurangi ke Maha besaran Allah.

hanya saja pantaskah bulan mulia ini terkotori oleh prilaku, tingkah, kebiasaan buruk, atau ucapan hati dan lisan yang tak terjaga..

saya yakin jika anda berkeinginan kuat untuk mempantaskan diri di hadapan Allah, maka Allah pasti memberikan pertolongan-Nya..

semoga setiap hari dibulan Ramadhan ini, kita terus tata hati, tata diri, tata kehidupan..

wassalam
salam THR
Tata Hati Rabbani

sunah menghukum diri



Khotib jum'at tadi begitu bergelora dalam khutbahnya...
bisa jadi jema'ah yang ngantuk hangus rasa ngantuknya karena terbakar semangat, sangat menjiwai..

temanya sih tentang puasa dan derajat takwa....

salah satu yang disampaikan tadi adalah tentang mengiqob (menghukum diri). ini biasa dilakukan para sahabat, tatkala meleset dari target ibadah yang dibuat, ada ibadah yang tertinggal, atau terlambat dalam ibadah.. mereka mengganti dengan ibadah lainya berlipat2. menghukum dirinya agar setidaknya pahala yang dilakukanya bisa seimbang dengan pahala yang tertinggal.

padahal ibadah yang sudah tertinggal waktunya tak kan pernah kembali lagi.

ini menjadi pelajaran bagi kita, bahwa tidak cukup hanya dengan menyesali kesalahan tanpa memperbaiki dengan amal ibadah yang lebih baik..

ini juga jadi pelajaran bagi guru, pembimbing, bahkan orang tua, saat menghukum anaknya, hukumlah dengan hukuman yang positif..

misal anak nakal, hukumannya dengan mengurangi uang jajan, namun kita katakan bahwa sebagai hukuman setengah uang jajan di sedekahkan.

atau di hukum dengan puasa. bertilawah al Qur'an, atau hukuman2 posiif lainya yang berpahala, dari pada di setrap, atau di pukul, atau di usir. di kurung dikamar, dll.

pesan saat puasa ramadhan


3 Manfaat aktivitas selama berpuasa :
1. Memasok glukosa dalam tubuh (nutrisi otak),
2. Membantu suplai tenaga yang dibutuhkan tubuh,
3. Membersihkan racun dan asam berbahaya dalam tubuh.

Sedang 3 hal efek dari malas dan banyuak tidur ketika puasa :
1. Kerusakan jam biologis,
2. Bertambah cadangan energi berbahaya,
3. Penurunan proses pencernaan. 

pesan ini disampaikan oleh Dr. 'Abdul Jawwad Ash Showi (peneliti lembaga pengkajian mukjizat ilmiah dalam Al quran dan As sunnah)

Sejernih Embun Pagi



oleh : Mukhtar Ibnu Kholil
Sejernih Embun Pagi 

Luar biasa kekuasaan Allah, mencipta udara segar di pagi hari, dengan suguhan pemandangan yang begitu indah.

kicauan burung menjadi alunan suara penghibur. 
betapa sempurna Allah ciptakan pagi, setelah semalam istirahat dalam kegelapan malam, diawal bangun disuguhi pagi yang menyehatkan.

kelelahan, letih yang kemarin, menjadi berkurang dengan beristirahat, dan lebih segar lagi dengan muncul nya pagi hari.

namun tidak semua bisa merasakan hal ini. sebagian bahkan mungkin banyak sekali yang melewatkan suasana pagi yang demikian indahnya.

saat tangan ini meraba dedaunan, terasa basah, saat melihat keujung daun, terlihat setetes air. kita menyebutnya air embun.

dingin, sejuk, dan yang pasti bersih dan jernih.

demikian Allah mengisyaratkan saat terbangun dari tidur satu hal yang jangan pernah terlupa atau bahkan terlepas dari dalam diri kita, Tauhid, Iman, dan Islam. 

Tauhid Iman dan Islam, adalah tiga kata yang tak bisa terpisahkan antara satu sama lainnya.

Tauhid puncak keimanan dan keislaman. kalimah Lailaha Illah, "Tiada tuhan selain Allah" mengesakan, mengkhususkan, men-satukan Allah, dalam I'tiqad (keyakinan) maupun 'Amal (perbuatan). 

tidak ada yang melindungi kita tatkala tidur melaikan Allah.
tidak ada yang berkuasa membangunkan kita melaikan kehendak Allah.
tidak ada yang kita cari hari ini, melainkan keridhoan Allah.

demikian tauhid harus bersih, jauh dari kesyirikan. 
syirik keyakinan maupun perbuatan. 
berlindung kepada selain Allah, meminta pertolongan kepada selain Allah, berharap kepada selain Allah, atau melakukan perbuatan yang dimurkai Allah. menduakan Allah. Naudzubillah. 
tak ada alasan bagi manusia untuk tidak bertauhid.

kemudian Iman adalah suatu keyakinan, Iman sendiri bukan hanya wilayah hati, walau pada pokoknya iman adalah pekerjaan hati. namun tak cukup hanya percaya, Iman juga menuntut seluruh anggota badan bertingkah polah sebagaimana ia diciptakan. melaksanakan seluruh kewajiban dan meninggalkan seluruh larangan-Nya. 

demikian seperti halnya tauhid, iman hendaklah bersih dari kekufuran, sedang asal kata kufur itu menutupi.
hatinya tertutupi dari mengingat Allah, terhalang dari membenarkan segala apa tentang-Nya. dibarengi dengan perbuatannya yang jauh dari keimanan itu sendiri.

kemudian Islam, sama seperti halnya tauhid dan Iman, islam pun harus jernih dan bersih dari kemunafikan.

sebagian mengatakan tak ada perbedaan antara iman dan islam, tak ada pemisah antara iman dan islam, hanya saja iman wilayah hati dan anggota tubuh. sedang islam wilayah fisik. 

sekilas kita liat diantara 5 rukun islam lebih ke amalan anggota badan. sedang Iman yang 6 walau terlihat seperti wilayah hati, namun kesempurnaan iman itu sendiri bukan hanya menggantungkan kapada hati, dengan kita beriman menggerakkan kita untuk menjalankan syariat termasuk amalan badan tersebut. 

karena iman tak bisa terpisahkan antara hati dan amalan badan. fira'un & syetan hati mereka membenarkan namun amalan badannya juga amalan hatinya menyimpang maka tidak dikatakan beriman. orang munafik beramal badannya seperti halnya umat islam lainnya, mereka sholat, zakat, shaum, namun hatinya tertutupi oleh amalan hati yang menyimpang dari keislaman, maka tidak juga dikatakan beriman.

maka iman itu mencakup keseluruhan amal, hati maupun anggota badan.


demikian saudaraku
Allah memberi kita nurani dan akal untuk berfikir. betapa setiap apa yg Allah suguhkan kepada kita memiliki pelajaran yang berharga bagi kita. betapa dari setetes embun, ternyata banyak yang bisa digali dan dijadikan ilmu, demikian untuk menambah keimanan kepada Allah.

setiap hari, saat terbangun dari tidur, betapa kebutuhan kita terhadap peningkatan spiritual kita, 

tata hati, tata diri, tata kehidupan, agar tercipta kebahagiaan dunia dan Akhirat.

Salam THR
Tata Hati Rabbani

Yuk Jilbab hati....




hal pertama yang saya tulis adalah rasa syukur kepada Allah bersyukur bahwasanya kesadaran remaja muslim untuk membalut kepalanya dengan kerudung begitu tinggi, dengan banyaknya bermunculan club-club hijaber diseantero nusantara ini.

mereka begitu bersemangat menyebar dakwah hijab dikalangan remaja muda. lebih-lebih saat Fatin menjuarai salah satu ajang adu bakat di tanah air ini. seorang ramaja berjilbab bisa bersaing, nahkan menjadi juara. yang pastinya sudah menjadi lumrah di negara ini remaja-remaji gemar mencontoh artis idolanya.apapun yang dilakukan artis idola diikutinya

luar biasa terjadi saat sang idola memberikan contoh yang baik di ikuti oleh fans2nya.
dan luar biasa celakanya saat sang idola memberikan contoh buruk, diikuti penggemar-penggemarnya.

semua sudah tertulis di dalam Al Qur'an bagaimana ketentuan hijab, bagi muslimah. penting sangat penting sekali, jilbab tidak hanya asal-asalan jilbab.
tapi kan lebih baik dari yg tidak berjilbab sama sekali, 
iya betul, namun akan jauh lebih baik jika jilbab yang di gunakan sesuai syariat. 
itupun ada yang jauh lebih baik lagi. 
loh kok bisa?
ya bisa aja. karena esensinya bukan cuma terletak pada jilbab besar yang menutupi aurat. namun bagaimana membalut hati dengan jilbab hati, nah itu yang lebih penting.

muslimah berjilbab menutup aurat itu penting, namun jilbab hati itu lebih penting.

wanita berjilbab menutup aurat merupakan kewajiban. dan itu tidak bisa ditawar lagi. jelas hukumnya.

Jilbab hati berbanding lurus dengan keimanan. jilbab hati berada di wilayah hati, iman pun demikian. asal pokok iman adalah hati itu sendiri.

loh dari tadi ngomongin jilbab hati, apa toh maksudnya??

saudariku yang dimuliakan Allah.
Jilbab itu kerudung, kerudung itu penutup aurat.
hati itu liar, maka tutupilah dengan jilbab hati. 

saat hati terbalut jilbab, hati menjadi jinak. liarnya hati terjadi saat kondisi iman menurun. 
bukankah masih banyak terdengar muslimah berjilbab rapi, sesuai syaria't, namun lisannya masih gemar membicarakan kejelekan saudaranya yang lain.
balutan rapi jilbabnya dipoles dengan atribut penggoda lawan jenis, dan hatinya juga mengiyakan. ingin terlihat cantik, anggun. sedang hal ini baik jika berlaku bagi istri kepada suaminya.

maka, jagalah baik hati. tak ada maksud lain saat kerudung ini membalut kepala melainkan ibadah kepada Allah.

tak ada maksud lain saat jilbab ini membalut hati melaikan ikhlas.

kerudung dikepala, jadi isyarat kebersihan hati, 
apakah pantas senagai muslimah yang auratnya tertutup rapi, kehilangan rasa malunya. sedang permata seorang muslimah adalah perasaan malunya.

malu jika lisan, kaki, tangan, mata, telinga bermaksiat kepada Allah.

padahal maksiat itu adalah penurun iman, sedang ketaatan itu penyubur iman.

demikian saudariku, bahwasanya jilbab hati bukan hanya berlaku bagi kaum hawa, bahkan bangsa adam pun demikian. 

jilbab hati adalah simbol muslimah sejati.
hati, lisan, juga anggota tubuh lainya tejaga dari hal-hal yang mendatangkan murka Allah.

semoga semua kita bisa membalut hati ini dengan jilbab hati, dengan terus tata hati, tata diri, tata kehidupan, agar tercipta manjadi masyarakat Robbani.


Salam THR
Tata Hati Rabbani

MIKHO MEDIA

Mukhtar Ibnu Kholil. Diberdayakan oleh Blogger.