Home » , » ANCAMAN BAGI YANG TIDAK PUASA

ANCAMAN BAGI YANG TIDAK PUASA


oleh : Mukhtar Ibnu Kholil

Jika kita mendapati mesjid penuh dengan jama'ah terawih, warteg, rumah makan tutup di siang hari, lokalisasi tutup, tak ada asap rokok di siang hari..
kita katakan ini awal puasa, jadi masih banyak yang menghargai bulan ramadhan. dengan tidak menampakkan diri bahwa ia tidak berpuasa..

Namun kenyataan dilapangan sesuai tahun2 yang lalu, suasanya ini hanya bertahan seperempat bulan atau paling lamanya setengah bulan. karena setengah bulan kesana, suasanya kembali seperti semula, jama'ah masjid kembali berkurang, warteg, rumah makan mulai terang-terangan melayani penghuni neraka yang sengaja berbuka. orang-orangpun makin berani menampakkan diri bahwa ia tidak berpuasa..

sungguh mereka yang berlaku demikian adalah penghuni neraka yang dijanjikan Allah..

berbuka sebelum waktunya berbuka, berhenti puasa sebelum genap satu bulan.

Ancaman Allah jelas melalui hadist Rasulullah.

Bismillaah,,

Abu Umamah rodhiyallaahu 'anhu menuturkan bahwa beliau mendengar Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa'alaa aalihi wasallam bersabda,

بينا أنا نائم إذ أتاني رجلان ، فأخذا بضبعي، فأتيا بي جبلا وعرا ، فقالا : اصعد ، فقلت : إني لا أطيقه ، فقالا : إنا سنسهله لك ، فصعدت حتى إذا كنت
في سواء الجبل إذا بأصوات شديدة ، قلت : ما هذه الأصوات ؟ قالوا : هذا عواء أهل النار ، ثم انطلق بي ، فإذا أنا بقوم معلقين بعراقيبهم ، مشققة أشداقهم ، تسيل أشداقهم دما قال : قلت : من هؤلاء ؟ قال : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم

”Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal.

Keduanya berkata, ”Naiklah”.

Lalu kukatakan, ”Sesungguhnya aku tidak mampu.”

Kemudian keduanya berkata,”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras.

Lalu aku bertanya,”Suara apa itu?”
Mereka menjawab,”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.” Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah.

Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya,”Siapakah mereka itu?”

Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa'alaa aalihi wasallam menjawab,”MEREKA ADALAH ORANG-ORANG YANG BERBUKA (MEMBATALKAN PUASA DENGAN SENGAJA) SEBELUM TIBA WAKTUNYA."

{Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 7/263, Al Hakim 1/595 dalam mustadroknya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Muslim namun tidak dikeluarkan olehnya. Penulis kitab Shifat Shaum Nabi (hal. 25) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.}

Saudaraku berazamlah.. untuk terus komitmen untuk menyempurnakan ibadah shaum... sungguh ajal itu dekat.. alangkah bahagia ajal menjemput saat kita berpuasa. alangkah bahagia ajal tiba saat Allah mengampuni dosa yang kita perbuat...

tekadkan dari sekarang targetkan,, istiqomah
Ramadhan tahun ini sempurna puasa satu bulan.
semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.

terus tata hati, tata diri, tata kehidupan..
salam THR
Tata Hati Rabbani

0 komentar:

Posting Komentar

MIKHO MEDIA

Mukhtar Ibnu Kholil. Diberdayakan oleh Blogger.